Explore Pahawang Island

Cerita petualangan di pulau pahawang bersama teman-teman baru!

Explore Sangiang Island

Pulau sangiang dengan pemandangannya yang menakjubkan

Art Exhibition

Pameran art DKV ITENAS dengan karya-karya seni yang menarik!

Hotaru Japan Festival

Festival jepang tahunan yang diadakan di ITB selalu menampilkan sesuatu yang baru

Sunset at Kelagian Island

Tiduran sambil liat sunset dipantai...

Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2017

Bucket list 10 tahun yang lalu: pergi ke kawah putih, WAIT WHAT??!

Heyy jumpa lagi setelah lama sekali tidak membuat cerita, kali ini saya akan bercerita tentang jalan jalan terbaru tahun 2017 yaitu ke bumi perkemahan ranca upas dan kawah putih!

SUPER ULTRA EXTREME SANGAT EXITED SEKALI!




Kawah putih

Karena selama 10 tahun terakhir tinggal di bandung belum pernah pergi ke kawah putih! Padahal orang Bandung kan masa sih belum pernah ke kawah putih, semacam rugi jadi orang bandung hahaha

Dan akhirnya hari sabtu itu diberi kesempatan pergi ke kawah putih dengan beberapa orang teman yang kebetulan bisa menemani untuk pergi kesana. Maafkan bagi yang harinya bentrok ada acara karena kalau di nanti nanti kayak pdkt lama tapi ga nembak2 biasanya suka jadi enggak jadi :))
Pada hari itu kita berangkat jam 9 dari dago dikarenakan hingga subuh pun masih ga jelas jadi apa ngga jadinya

Bertepatan dengan libur imlek, mungkin jalanan jadi super macet! Untuk mencapai kawah putih kita harus berkendara dari Bandung- Kopo - Soreang - Pangalengan, dan ternyata jalanan kearah sana itu tidak selebar jalanan ke arah lembang, sedikit sempit dan banyak bis pariwisata.

Sepanjang jalan, banyak tempat wisata yang baru dibangun, mulai tempat makan, tempat ngopi-ngopi dan tempat lain yang sayapun baru tahu setelah pulang dari sana seperti glamping lakeside - wisata tepi danau yang ada bangunannya menyerupai kapal kayu besar, taman cinta yang ada pesawat terbangnya, dan satu lagi ada tempat yang seperti ada sangkar burung yang besar.


di perjalanan kiri-kanan :Fadly, Dara, dan Erza


First stop kita mengunjungi ranca upas terlebih dahulu, salah satu tempat hits akhir-akhir ini tempatnya padang luas untuk berkemah dan kita bisa bermain2 dengan rusa. Raisa pernah kesana main-main dengan rusa juga loh *info ga penting*


Berkemah di padang rumput luas begini?


tak sengaja lewat depan rumah mu~ Ku melihat ada tenda merah~


Shortcut

Setelah atea perkemahan , kita menuju tempat penangkaran rusa, areanya cukup luas dan kita menaiki semacam lorong kayu sebelum dapat turun ke "kandang" rusa ini. Tidak lupa kita bisa membeli wortel untuk memberi makan rusa tersebut.


Banyak banget rusanya



Panggung untuk memberi makan rusa



Foto dulu foto sama rusa * yg kefoto cuma pantatnya -_-" *



Close up



Dara foto bersama rusa



Rusa jantan

Sayangnya sedang musim hujan dan becek sulit untuk turun ke are penangkaran rusa nya. Sebetulnya bisa sewa sepatu boots seharga 20 ribu kalau mau jalan-jalan di area ini. Tapi sedang tidak bagus saja jadi tidak terlalu berminat haha

Dan tiba2 hujan! Jadi selesailah kita mengeksplore ranca upas, mungkin lain kali akan coba kemah disini :)

Sambil menunggu hujan berhenti, kita berangkat mencari tempat makan, karena sudah bingung mau makan dimana pas sekali kita melewati cafe ditengah hutan gitu, namanya warung kopi gunung.Tempanya bagus bernuansa rumah kayu2 gitu dengan dekorasi yang apik


Warung kopi gunung








Suasana dalam warung kopi gunung yang hangat di kala cuaca dingin



It'ssss ngopi time!



Nasi goreng cikurr

Makanannya nasi goreng cikur yang lumayan enak, dengan kisaran harga makaan sekitar 35 ribu, dan minuman 20 ribu

Lanjut, kemudian kita menuju kawah putih!!
Fyi: kawah putih adalah salah satu dari sekian bucket list tempat2 yang akan dikunjungi dan akhirnya setelah penantian lama ada juga yg mau menemani kesana *diulang lagi* *biarin*

Tiba-tiba setelah hujan berhenti turun kabut perlahan turun di sepanjang jalan menuju kawah putih, sedikit mengurungkan niat untuk masuk ke kawah putih tapi kaena sudah jauh-jauh dan macet-macetan pokoknya harus jadi!


Horror berasa di film Silent hill


Untuk masuk ke kawasan kawah putih seorang kira-kira keluar uang sekitar 70 ribu rupiah, untuk tiket masuk dan tiket masuk mobil. Bagi yang tidak membawa mobil pribadi bisa menggunakan angkutan ke atas pp sebesar 35 ribu.


Turun tangga menuju kawah putih




Menyusuri hutan

Tapi.... ternyata putih banget!

Dengan sekejap mata kabut turun dengan tebalnya.. disertai hujan-hujan tapi engga juga *hujan galau* dan dinginnya yang menusuk2 hingga ke hati... akhirnya foto2sebentar disana dan lalu cepat-cepat pulang karena keadaan tidak memungkinkan untuk berlama-lama, dan kamera saya jadi berembun -_-"



Dingin banget kayak hatinya gebetan



Mas. mas boleh minta tolong fotoin ga?


Bayar 70 ribu buat lihat apa ya? tapi ga rugi juga. . .dapat foto-foto yang instagramable sih he..

Dan pulangnya macet lagi, dari jam 4 sore sampe bandung jam 9 hahaha 

Tapi kalau ga siap macet2an kamu cuma akan dirumah tidur2an liat foto teman2 sedang liburan *mostly me every weekend :')

Sekian kalau begitu sampai jumpa di cerita-cerita engga seru yang lainya ya :D

Kawah putih, 2016 01 28







































Jumat, 01 Agustus 2014

Gunung Galunggung : Short trip

Ingin camping di gunung tapi ga mau jauh-jauh dari Bandung?
Ingin camping di gunung tapi ga pake ribet jalan jauh?
Ingin camping di gunung berasa di danau ranu kumbolo Semeru?
Ingin camping di gunung tapi ada masjid?!

Gunung Galunggung bisa jadi salah satu tempat tujuan anda! :))

Ya, Gunung galunggung ini adalah salah satu tempat wisata di Tasik yang menarik untuk dikunjungi. Pemandangannya yang indah, udaranya yang segar banyak membuat wisatawan datang mengunjungi gunung Galunggung.

Di Taman wisata gunung Galunggung ini juga terapat kawasan pemandian air panasnya namn harus ditempuh lagi menggunakan kendaraan, karena jaraknya yang tidak berdekatan (belum dicoba) .Dan katanya ada lagi jalan menuju sisi lain dari gunung ini, namun belum sempat kesana.

Ketika pertama kali menuju kesana, dari jauh sudah terlihat puncak gunungnya , namun jaraknya lumayan cukup jauh. Setelah tanya kanan kiri sama orang yang ketemu dijalan, smpailah gue di gunung Galunggung.

Gunung ini bagus sekali karena sudah dijadikan Taman Wisata, jadi untuk para pengunjung tidak usah bersusah payah untuk menyusuri jalan setapak, masuk ke semak-semak untuk sampai di puncaknya karena...

Ada Tangga!




620 anak tangga!

Yak di gunung galunggung ini sudah tersedia tangga sekitar kurang lebih 620 anak tangga. Ini lebih mengerikan dari tangga aborsi di UNPAR. atau tanjakan cinta UNPAD Jatinangor haha :)) .

Tapi jika ada yang tidak membawa makanan dan minuman ada warung-warung yang berjualan jika kita sudah sampai di puncaknya.

Dari puncak kita dapat melihat pemandangan dari atas gunung yang indah..

Tapi tunggu dulu!

Ditengah-tengah dari gunung galunggung ini terdapat cekungan , seperti manguk yang di tengahnya terdapat danau yang luas!

 Danau di tengah gunung






Untuk mencapai danaunya kita dapat menyusuri jalan setapak yang sudah ada (namun sedikit extreme juga -_-)

Sungai yang bermuara ke danau


Let's get lost

Pemandangan dari area danau ini tak kalah menarik dibandingkan dari atas puncak gunung. Dan biasanya di area inilah para petualang mendirikan tenda.


 Camp site

Dan tenyata di bawah sana juga ada masjid!


Small Mosque

Sekian cerita dari gunung galunggung yang menarik silahkan tonton videonya, like dan subscibe ya!

Gunung Galunggung, 12 Agustus 2013

Catatan:
1. Untuk camping yang medannya ga terlalu berat disini adalah tempat yang tepat!
2. Setiap tanggal 17 agustus ada event dimana semua anak gunung berkumpul untuk camping

Rute perjalanan:
Bandung - Tasik (5 jam)
Menyusuri 2500 anak tangga (30 menit)
Turun ke danau (30 menit)

Total cost:
Bensin PP         : sekitar 200.000
Biaya masuk      : lupa, 4 orang + mobil dibawah 100 ribu












Rabu, 30 Juli 2014

Green Canyon, Pangandaran

 

Kalau di luar negri ada Grand Canyon di Jawa Barat ada Green Canyon! *Beda tipis hahaha

Ini sebetulnya perjalanan tahun 2013, tapi karena baru Blognya dibikin tahun 2014 mungkin sedikit lupa jalan ceritanya ya..namun tidak apa2 mari kita telusuri!

Yak ini lupa sebetulnya sedang liburan apa. gue pergi ke pangandaran bersama teman2 sebut saja Dara, Erza, Galih, Nde, dan Fitri. Awalnya ini akan dijadikan liburan kelompok klinik 5, namun orang-orangnya pada ga jadi ikut -_-". Karena kalau menunggu semuanya ikut ga akan jadi liburannya, maka kami berangkatlah ke Pangandaran.

Skip perjalanan dari bandung ke pangandaran..

Green canyon ternyata berjarak 2 jam dari pangandaran, waktu dahulu dengan keadaan jalan yang rusak, sangat teraasa lama sekali untuk mencapai green canyon ini.

Sesampainya disana kemi nego harga dengan pengelola green canyon untuk dapat ber Body Rafting, orang Body rafting adalah salahs atu kegiatan mengarungi sungai yang cukup deras namun hanya menggunakan pelampung saja, pokoknya seru!

Kami mendapatkan harga untuk 6 orang 1 juta! seharusnya 5 orang 1 juta, lumayan mahal tapi pengalaman dan kenangan lebih berharga dari uang bukan? 

Setelah melunasi biaya, kami memakai peralatan yang terdiri dari pelampung, helm, sepatu, pelindung lutut dan siku. Peralatan ini wajib dipakai , dikarenakan arus yang deras dan kita bisa terbentur batu yang besar jika lengah.

  
Memakai peralatan keamanan is wajib fardu ain

Lalu kita dibawa menggunakan mobil pick up menuju atas gunung sekitar 8 km dari ujung sungai pada green canyon
 Naik mobil pick up di jalan yang jelek tetap ceria!

The next is: Byur!
 Sebelum rafting foto dulu


Dan ini foto-foto selama perjalanan air kurang lebih sekitar 5 jam
 
Air yang sedikit tenang jika sedang musim kemarau
 Arus deras green canyon

Pemadangan yang hijau
 


Dan yang terakhir adalah VIDEONYA!


Setelah itu kita kembali ke penginapan di pangandaran.
Special thanks to Dara untuk kamera underwaternya yang ajaib :D
Foto2 by yg megang kamera aja, haha

Catatan:
1. Datanglah ke green canyon bukan pada saat musim hujan, karena tempat wisata pernah ditutup karena airnya meluap
2. Ada 2 pilihan wisata di area green canyon ini yaitu body rafting atau hanya naik kapal untuk menuju green canyon. Pilihan ke 2 ini alternatif lebih murah jika hanya ingin sekedar melihat green canyon (namun hanya ujungnya saja)
3. Jika ada, gunakan kamera underwater! karena hampir pada seluruh perjalanan kitaberada di air
4. Bawa dry bag untuk menyimpan barang-barang agar tidak basah
5. Bawa makanan dan minuman, karena ga ada yang jualan di tegah sungai haha (dimasukkan ke dry bag
6. Jangan lupa bawa baju ganti!


Rute perjalanan:
Bandung - Pangandaran (7 jam)
Pangandaran - Green canyon (2 jam)

Total cost:
Bensin PP                                : lupa, mungkin sekitar 300.000

Body Rafting                            : 1 juta untuk 6 orang (Sudah termasuk Guide,  
                                                  snack,dan peralatan  
 













Senin, 28 Juli 2014

Lebaran day 1 : Tebing Karaton

Alhamdullillahhirobilalamin kita panjatkan doa kepada Allah SWT dengan rahmat-Nya lah kita dapat memasuki kembali bulan ramadhan, dan sampai pada hari raya idul fitri.

Selamat hari raya idul fitri 1435 H! Mohon maaf lahir dan batin jika gue ada pernah buat salah , baik perbuatan ataupun kata-kata, kembali dari nol ya kakak!

Hari pertama lebaran! Tahun ini berbeda dari lebaran-lebaran biasanya, karena nenek gue yang di ciamis sudah tidak ada lagi, maka lebaran tahun ini sekeluarga kami tidak mudik T_T.

Tak apalah, hidup memang seharusnya maju. Biarlah nenek tetap hidup dalam kenangan.

Sebagai gantinya, gue berlebaran lah dirumah nenek yang di Bandung, hampir semua keluarga dari mama datang berkunjung. hanya kurang dari ua May dan a Rian yang di kalimantan.

Setelah berlebaran dirumah nenek dilanjutkan dengan berkunjung kerumah sodara2 bapak yang di bandung.

Lalu....

Pergi ke Tebing Karaton!

Salah satu tempat di Bandung yang berupa tebing di dataran tinggi. Disana kita dapat melihat landscape kota bandung. Untuk mencapai kesana kita dapat mengendarai mobil menuju dago pakar (taman hutan raya dago juanda) lalu diteruskan lagi menuju warban (warung bandrek) . Sudah tau tempat apakah itu dago pakar atau warban?
Hah? Belum tau? Kasian amat haha

Jadi dago pakar adalah tempat wisata di bandung yang merupakan kawasan hurtan lindung yang di dalamnya terdapat gua belanda dan gua jepang, lalu berujung di curug maribaya lembang. Selanjutnya baca di sini (coming soon)

Nah Warban adalah tempat makan di jalan lebih keatas lagi dari dago pakar. Biasanya pada hari minggu warung ini penuh dengan para pesepeda. Tempat istirahat sejenak sebelum melanjutkan bersepeda ke lembang. Sesuai dengan namanya, warban ini menjual bandrek yang enak.

Yak cukup intronya mari kita lihat keindahan tebing Karaton ini




Nah ini cerita lebaran gue , gimana lebaran mu?

Catatan:
1. Jika ingin pergi ke tebing karaton sebaiknya menggunakan mobil yang tinggi dan ber cc besar dikareakan jalan yang menanjak tajam dan rusak.
2. Bawa makanan sendiri jika ingin berlama-lama disana karena tidak ada yang jual makanan, namun buanglah sampah pada tempatnya ya (disana ga ada tempat sampah)
3. Jika punya, gunakan filter Nd gradual untuk membuat foto langit tidak over exposure
4. Bawa lampu flash jika ingin memotret model untuk memisahkan objek dengan background
5. Datanglah saat sunset atau sunrise untuk mendapatkan foto yang memukau (next time deh -_-")

Total cost:
1. Bensin pp
2. Parkir : bebas kasih aja 5 ribu

Jumat, 13 Juni 2014

Perjalanan ke pulau pahawang


Oh yeah this is me again, i hope you will read this post until the end.
Ah ribet pake bahasa inggris, tadinya mau belajar gitu tapi yasudahlah ya

Jadi tanggal 7, 8, 9 Juni minggu lalu gue pergi ke pulau Pahawang, Provinsi Lampung. Kebetulan temen ada yang ngajakin untuk ikut trip di bisnis tour nya yang langsung di tour leader in sama dia (Wira).

Senang sekali bisa ikutan trip lagi, meskipun sempat stress karena hari rabunya ujian "mana si ex om", entah ujian apa sampe nyari2 mantan *eh (mini c ex: ujian ketrampilan mendiagnosis dan menangani pasien, OM: oral medicine/ ilmu yang mempelajari tentang penyakit mulut).

Dan ini kesempatan emas untuk mencoba gear baru untuk freediving , yang gue beli di pameran Deep n Extreme 2014 di Jakarta.
yaitu...
LONG FIN CRESSI GARA 3000  dan masker low volume.

Nah sebelumnya apa itu freediving?
menurut wikipedia: 

Freediving (also free diving,free-diving) is a form of underwater diving that relies on a diver's ability to hold his or her breath until resurfacing rather than on the use of a breathing apparatus such as scuba gear
Dan kapan2 gue bakal mengulas tentang freediving.

Lanjut ke cerita utama...
Singkat cerita untuk menuju Lampung, gue dan Arin (delegasi dari Bandung)  harus naik bis terlebih dahulu dari Bandung menuju pelabuhan Merak. Meeting point di pelabuhan merak sekitar jam 12 malam. Namun karena banyak hambatan (macet, bis ngetem, isi bensin) kita terlambat datang! Dan ternyata kapal ferry rombongan sudah berangkat!!

Mati lah sudah...

Akhirnya tanya2 sama petugas karcis ternyata ada kapal selanjutnya yang berangkat saat itu juga..

Kami langsung bergegas untuk naik ke kapal. Kapalnya jauh lebih kecil dari kapal rombongan. Di kapal tersebut tempatnya tidak enak. Duduk di atap kapal dengan kursi plastik dan panas sekali! Hot like hell! . Sudah naik bis 7 jam ditambah 3 jam naik kapal, sedap! Tapi inilah asiknya perjalanan yang semi backpacers, dengan biaya tidak terlalu mahal bisa berangkat haha.

Sampai pelabuhan Bakauheni ternyata kita terlambat 30 menit! Dan mobil travel akan segera berangkat, dari kapal hingga mobil travel kami terpaksa jogging, saat itu pukul 6 pagi, waktu yang pas untuk jogging dengan tas carrier di punggung -_-"

Namun akhirnya berangkat juga menuju pelabuhan ketapang.
Di tengah perjalanan kita singgah dulu makan pagi di salah satu restoran padang,(makan pagi orang lampung apa gini ya? -_-") dan disana ketemu teman! bernamakan Endang yang ternyata sedang jadi tour leader juga yang membawa pasukan satu bis haha

Lanjut akhirnya kita berangkat dari pelabuhan ketapang, namun sebelum berangkat narsis foto2 dulu, dan ternyata gue satu tour dengan salah seorang travel blogger terkenal! Marischka Prudence!!
Selfie!
ayo cari gue ada dimana!
photo by Marischka

Sampailah di pulau Kelagian, tempat penginapan.
 Pulau Kelagian

Lalu kita semua ganti baju dan siap untuk pergi ke spot yang terumbu karangnya bagus, lalu makan di pulau. Sayangnya karena gue ga punya kamera underwater :( , jadi foto2 nya gue pinjam dari go pro nya prue (thanks for the photo!) haha


 Perepare
di kedalaman 3 meter, takut fin mentok karang -_-"
photo by Marischka
 
 
Freedive
freediving dulu gan
photo by Marischka
Dan saatnya menuju pulau Pahawang!
  
Pahawang island

 
 Hutan bakau
 
Setelah puas ber freediving dan snorkeling ria, kami kembali ke penginapan untuk beristirahat. Dan pulau kelagian menayangkan sunset yang indah, banyak yang berfoto2 ria di pinggir pantai.

When you're gone, you leave a void.
 That can't be filled with this sunset - emolabs
sipp lah puisinya..

Sunset at kelagian Island
tiduran sambil liat sunset dipantai....

Setelah matahari tenggelam dan makan malam, ada yang langsung tidur, ada yang main kartu hingga larut malam, ada yang hunting foto bintang dll.

Jam 2 malam gue terbangun. Niat nyari angin karena gerah, gue nemu objek foto di tengah malam!


 Red moon
autis sendiri jam 2 malam

Pagi pun tiba, saatnya hunting sunrise

 
Sunrise is coming
telat sih sebetulnya haha
 
 Menunggu pagi 

Setelah freedive lagi acara terakhir foto keluarga bersama di pulau Maitem

Keluarga trip Pahawang
Photo by Wira


Beberapa foto teman2

 Makan di pulau
 Beraksi dengan go pro nya
 Turun dari kapal
 Menuju pulau Pahawang
 Berpose
 Di tengah2 pulau antah berantah bisa ketemu bang Sayf -_-"
 Hunting sunset

Yak selesailah perjalanan kita, sampai di bandung kembali jam 5 subuh dan rabunya gue ujian hahaha
see you on next trip


Catatan:
Jika ingin kesana tanpa bantuan tour mungkin sedikit mahal. Hasil iseng tanya2 dengan bang Sayf yang ketemu disana, ongkos kapal dermaga 1 juta 2 hari dan ongkos penginapan juga 1 juta 2 hari 1 malam.

Rute perjalanan:
Bandung - Pelabuhan Merak (6 jam)
Pelabuhan Merak - Pelabuhan Bakauheni (2 jam)
Pelabuhan Bakauheni - pelabuhan ketapang(jalur darat 1 jam)
Pelabuhan ketapang- Pulau kelagian (1 jam)

Total cost:
PP Bandung- Pelabuhan Merak: 140 ribu
Tour tukang jalan                    : 495 ribu(kapal ferry pp merak-bakauheni ,mobil
                                                travel bakauheni-pelabuhan ketapang, kapal
                                                hoping (kapal kayu), penginapan, dan makan 4x
Link:
1. Freediving by wikipedia
2. Blog Marischka prudence
3.Twitter tour tukang jalan : @tukang_jalan