Explore Pahawang Island

Cerita petualangan di pulau pahawang bersama teman-teman baru!

Explore Sangiang Island

Pulau sangiang dengan pemandangannya yang menakjubkan

Art Exhibition

Pameran art DKV ITENAS dengan karya-karya seni yang menarik!

Hotaru Japan Festival

Festival jepang tahunan yang diadakan di ITB selalu menampilkan sesuatu yang baru

Sunset at Kelagian Island

Tiduran sambil liat sunset dipantai...

Senin, 03 April 2017

Karimun jawa day 1

Trip kali ini adalah sebagai trip terakhir di 2016 dimana sebagai trip penutup tahun yang sebagai tahun dimana akhirnya saya lulus juga sebagai dokter gigi dimana ada banyak kejadian yang bikin senang dan sedih bercampur. Tahun dimana saya mendapatkan semangat lagi dan ga semangat lagi *lah gimana. :)) DIMANA DIMANA HATIKU SENANG

Maka nikat karimun jawa mana yang engkau dustakan

Berawal dari denger2 ade mau pergi ke karimun jawa bersama teman2 sma nya, dan saya mengajukan diri untuk ikut pergi kesana haha maksa ya, karena kapan lagi ada yang mau ke karimun jawa.. krn nunggu temen yang benar2 akan main sama saya itu pasti ga bakal jadi karena sibuk lah dan lain lain lah, padahal sudah diajakin dari jauh2 hari, mungkin emang kurang suka pantai jadi ya sudahlah -_- .
Akhirnya dengan tekad yang bulat akhirnya memutuskan untuk ikut, dan membayar biaya trip tanpa tahu pada hari H nya apakah bisa izin klinik atau tidak, dan boleh ternyata :))

Singkat cerita hari rabu saya baru packing untuk trip karimun jawa ini!
dan apa-apa saja yang dibawa saat akan trip ke pantai? Berikut barang-barangnya:





1. Pakaian
2. Baju untuk freedive , saya punya rashguard dan celana neoprene merek cressi lumayan cepet kering     dan bikin ga terlalu dingin saat di air berlama-lama
3. Fin, masker, snorkel untuk freedive pastinya :D
4. Sunblock (ga kepake karena mendung)
5. Kantong waterproof ( penting banget agar tidak ribet saat di pantai dan ingin basah-basahan)
6. Kamera underwater buat foto2 dong pastinya haha
7. Peralatan mandi
8. Air minum dan makanan untuk di jalan
9. Obat-obatan pribadi

Karena alasan agar tidak berat dan ribet, kamera dslr canon saya tidak dibawa :(
Dan karena foto2 outdoor dengan pakai hp xiaomi saya rasanya sudah cukup power, walaupun kalau dizoom bikin kecewa tapi buat upload2 di instagram sih cukuplah :))

kamis tanggal 29 pukul 7 malam berangkat, kita berkumpul di terminal cicaheum, dan menaiki bus dengan nama bus bejeu untuk langsung menuju jepara. Bis nya cukup nyaman untuk perjalanan jauh. Di dalamnya kursinya bisa dinaikkan dudukan kaki, dan ada pula bantal dan seimut dipinjamkan. Tidak lupa ada makan malam berhenti di salah satu tempat makan,  diberi snack, popmie dan aqua.


Mau pulang kampung ke jepara

Sekitar hampir 11 jam perjalanan, akhirnya kami sampai juga di jepara, namun tidak turun di terminal karena jauh dari pelabuhan, jadi turun di tempat terdekat dari pelabuhan. Nama pelabuhannya di jepara adalah pelabuhan kartini.  Saat itu hujan turun ,dan karena jauh kami menyewa becak, satu becak bisa ber 2 dengan barang bawaan kami tas yang besar2 haha.


Pelabuhan kartini, hujan rintik-rintik perasaan sedikit ga enak

Disana salah seorang teman adik saya datang, ia tidak bareng dari bandung karena kebetulan lagi jalan2 di semarang. Setelah cek karcis dan menunjukkan ktp, naik lah kita di kapal cepat untuk menuju pulau karimun jawa. Normalnya jika naik kapal ferry, lamanya perjalanan di laut sekitar 5 jam, namun degan kapal cepat dapat dipangkas hingga menjadi 2 jam saja.

We are ready to karimun jawa !


Masih baik-baik saja

15 menit kapal berjalan, nampak normal-normal saja tapi semua berubah saat negara api menyerang.
Eh apaansih, haha
TAPI
TAPI
TERNYATA DI LAUT SEDANG OMBAK BESAR

BESAR BANGET

DAMN
KAPAL OLENG KAPTEN!!

satu persatu orang di kapal tersebut berjatuhan korban dan muntah-muntah!
Saya juga ikutan tren dong! ada mungkin sampai 8 kali muntah, sampai ga tau bisa keluarin apa lagi dalam perut ini, kacau lah sampai berpikiran "why i go to this F*ing ship while i can sleep confy in my bed today!"
2 jam berlalu sampai di pelabuhan juga masih hujan, perasaan udah ngga enak, badan apalagi, lemas penampilan sudah ibarat kayak kucing kejebur di got lah , ga bisa foto2 di depan tugu selamat datang di karimun jawa. Lalu kami dijemput oleh mas alex, dia adalah seorang tour guide selama di sana.

Sampai di rumah peristirahatan, kami beristirahat sejenak dan makan siang. Sumpah rasanya pengen langsung tidur aja haha, tapi satu jam kemudian mas alex datang dan menyuruh siap2 untuk acara utama karimun jawa, yaitu snorkling dan island hopping yeah!


Rumah tempat tinggal, di rumah warga kayak kkn :))


Masih dalam keaadan hujan kita jalan kaki menuju pelabuhan kapal kecil, melewati alun-alun karimun jawa, bank BRI (hebat ada bank di tengah pulau) , dan beberapa rumah makan.


Pelabuhan kapal kecil, siap berangkat.


Trip snorkling kami ternyata di gabung dengan sebuah open trip lagi yang berisi 4 orang cewek yang berasal dari kota solo..


Full team foto bersama teman-teman baru

Setelah itu sampai di spot untuk snorkeling, kami langsung bersiap-siap dengan fin snorkel dan masker. Bagi yang masih takut2 disediakan juga pelampung agar tidak capek.


Siap-siap untuk masuk ke air


Baru turun ikannya udah banyak!!


Fin freedive ane gan



wefie dulu biar hits


Setelah puas ber freedive , kami menuju pulau apa gitu namanya lupa haha kelamaan sih ga dibuat blognya, untuk bersantai dan menikmati sore hari di pantai


Makan indomie dan pisang goreng terenak



Ada putri duyung di kanan atas!



Pose apalah ini haha


Cie si ade gaya amat


Spot tempat wajib foto katanya


Camping di pantai
*tapi oranglain yg campingnya haha*




Saatnya pulang ke penginapan

Dan seperti itulah kira-kira cerita tentang perjalanan ke karimun jawa hari pertama, akan dilanjutkan kembali untuk hari ke 2 nya dan hari ke 3!


Yang terakhir video, Enjoy!
jangan lupa like coment dan subscribe ya guys *naon








Jumat, 10 Maret 2017

Short trip: Pantai Santolo

Berawal dari ajakan seorang teman:
"Je lagi dimana?"
"lagi otw ke Tasik nih, mau ngelayat bapaknya teman ada yang meninggal, kenapa?"
"Ntar malem ke pantai Santolo yuk, berangkat jam 11 malam"



Santolo


Skip cerita ke Tasik, sampai rumah jam 10 malam, setelah nyetir yang capek juga dari Tasik, lalu siap2 dan sekitar jam 11 dijemput oleh raisa dan rey, keduanya adalah teman sma saya.
Berangkatlah kita ber 3 ke pantai santolo, yang pertama dapat giliran menyertir adalah rey. Saya sih tidur , karena ngantuk setelah perjalanan pulang-pergi bandung tasik.
saya terbangun sebentar di daerah garut karena kita pada lapar, jadilah menepi sebentar di area dekat alun2 garut yang banyak orang jual makanan di pinggiran. Not bad lah rasanya makanan pinggiran ya gitu2 aja standar. B aja, kecuali makanan pinggiran di gerbang lama unpad, enak tuh , enak karena ada kenangannya #ehh

Lanjut sekitar jam 4 kita melewati jalan sempit yang berbelok-belok tajam, gelap pula harus ekstra hati-hati untuk mengendarai mobilnya. Beruntungnya Rey sudah pernah ke pantai santolo berkali-kali.

Dan kita sampai jam 5 pagi di pantai Sanghyang Heulang, solat subuh dahulu sebentar dan lalu hunting sunrise.. . Tapi sayang banget langitnya berawan -_- , jadi kurang bagus gitu untuk difoto


1. Pantai Sanghyang Heulang

Di pantai ini pada pagi hari banyak para nelayan yang sedang mengambil rumput laut untuk dijual, sayang lupa memfoto para nelayannya.


 Aku cari kamu. . .
Kau tiada. . .(sunrise)


 Airnya surut pada pagi hari


Rumput laut siap dipanen


 Jernih





Lalu perjalanan dilanjutkan menyusuri pantai-pantai selatan pulau jawa


2. Pantai Santolo

Tempat paling ramai menurut saya selama di perjalanan ini adalah pantai santolo, dimana terdapat banyak tempat menginap, juga tempat makan. Walaupun tidak sebesar pantai Pangandaran tapi boleh lah untuk trip yang singkat dan tidak terlalu menguras tenaga dan waktu.


Dari sisi lain, terlihat penginapan dan tempat makan


Sebelah kiri raissa adalah pulau santolo


Disini kita menyebrang ke pulau santolo katanya sih, tapi ternyata cuma dipisahkan oleh sungai kecil dan bisa juga melewati jembatan gantung yang intinya mah harus bayar. Dan ketika masuk ke pulau santolo ini dikenakan karcis lagi


Naik perahu ga sampai satu menit, berenang ajalah.


Dan ternyata ada hidden spot nya disini *halah, tapi harus menyebrangi semacam bendungan dulu




Lumayan tinggi juga bendungannya



Foto dari atas bendungan


Rey, raisa, saya, sipit semua karena silau haha



Tidur-tiduran santai enak kali yah


Sayangnya kita tidak menginap, andaikan menginap di pantai santolo ini mungkin selain foto-foto bisa pula memancing dan lainnya


3. Pantai ranca buaya

Di pantai ini kurang lebih seperti itu saja sih kurang ada yang menarik, jarak dari pantai ke saung-saung makan sangat pendek, kurang enak untuk bermain, jadi disini kita hanya duduk2 saja makan ikan bakar dan udang bakar yang enak.


Dari saung ke pantai paling 10 meter jaraknya



Terlalu terang foto pantainya ga kelihatan -_-"
Scarf by scafi_id *ehh endorse
Sunglasses Rayban 20 ribuan by emang2 pinggiran



Saung tempat makan-makan, hey meng!


Bisa dipilih ikan segarnya



Kalau dilanjutkan dari santolo bisa sampai ke pantai cipatujah (pernah di bahas sebelunya) lalu jika terus lagi bisa sampai ke pantai pangandaran

Dan perjalanan pulang ternyata kami melewati pangalengan , ranca upas, dan situ patenggang, sayang sedang hujan jadi tidak ada minat untuk mampir2 terlebih dahulu.


2,3 detik setelah ngambil foto ini hujan deras banget!

Terakhir videonya! (masih dalam proses editing, sabar ya :))

Selesailah sudah perjalanan yang singkat dan ga mahal juga sih, aduh belum bisa trip-trip mahal :))

Selasa, 28 Februari 2017

Checo The Legendary Place


Kamu masih kuliah di Unpad atau lulusan Unpad? pasti tau tempat makan yang namanya cherrys ? Engga tau? Ah kamu anak unpad DU ya? Atau mungkin kamu angkatan baru diatas tahun 2010?. Soalnya kalau kamu tau seharusnya kamu sekarang sudah punya anak hahaha



Checo yang dulunya namanya Cherrys adalah salah satu tempat makan hits pada jamannya di jatinangor, Jaman-jamannyanya masih sepi gersang dan ga ada apa-apa, yak itulah tahun 2008 dimana saya pertama kali masuk FKG Unpad yang rasanya nya abis kuliah pengen pulang kerumah,mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang)
Bukannya mahasiswa anak BEM, kura-kura (kuliah-rapat, kuliah-rapat) ataupun mahasiswa kuper-kuper: kuliah pecaran, kuliah-pecaran hahah maksa :))

Soalnya ga ada tempat asik gitu kan di jatinangor... di jatos juga belum ada apa-apa.. palingan kalau makan ke gerbang lama atau engga ke kantin FK dan kantin Psikolog. Di kantin Psikologi dan FK sebetulnya ga enak-enak banget juga sih, cuma karena dekat saja jadi biar ada variasi gitu. Dan kesana bukan tujuannya nyari cewek ya karena di FKG juga udah banyak... tiap 5 meter ada , gausah dicari wkwk

Daaan tiba-tiba aja ga ada hujan ga ada angin kayak cewek ngedadak batalin janji, berdirilah entah tumbuh sendiri dari tanah atau gimana, restoran baru yg menunya mantap ala-ala barat gitu di jatinangor. Yang biasanya makan bala-bala,pisang goreng dan gehu jadi lumayan lah ada sedikit variasi makanan. Jadi anak nongkrong kostan gausah jauh-jauh ke Bandung untuk makan-makan hits.(tapi nyatanya pada ke Bandung juga sih haha :))  )
Tapi..
Tau ga?
Dulu Checo ga sebesar dan sebagus sekarang. Kira-kira ukuran bangunannya juga cuma 2x3! eh bukan deng itu mah ukuran kuburan haha, sekitar mungkin ya 10x15 meteran. Sedangkan sekarang sudah keren banget!  Ala-ala cafe hits lah dengan harga makanan yg murah-murah juga ada. Bisa lah 50 ribuan cukup buat makan dan minum dimana harga cafe-cafe-cafe (saking banyaknya) jaman sekarang sudah kira-kira 80-100 ribuan lah ya buat makan + minumnya bahkan lebih.


Ada mini bar nya



Dekorasi kasir nya juga bagus



Live music ?



Fart is like wifi too, it's invisible but it has the POWER to unconnect you, lol :))




 Pengen punya lampu kayak gini dirumah :))


Menu2 legendaris seperti cantoneese beef, sapi gongso dan ayam taliwang jadi santapan dimana ketika saya nunggu kuliah selanjutnya yang ada jeda dalam jangka waktu lumayan panjang. Dan sekarang pun saya sedang menunggu dosen yg lg ngasih tutorial ke angkatan 2014 (alias mamah) haha.

Oke tibalah saat mencoba makanannya ! yang saya pesan adalah calamary black paper rice bowl dengan minumnya cappucino apa gitu dari yellow truck. Kenyang dan enak aduh jadi lapar lagi kan!



Menu dan penyajian yang apik



 Calamary blakpaper, cimplung , dan telur mata sapi !



 Kopi spesial dari Yellow Truck



Bisa pinjam game board, majalah,  ada tempat main darts nya pula, supercool




Halaman belakangnya bernuansa alam, sejuk...




 Join the yellow side of the force!!


Sekarang di jatinangor sudah banyak sekali tempat makan,jatos yang semakin lengkap, ada giggle box, dan terakhir banget pizza dominos baru dibuka. Tapi tetap saja pingin makan kesini, karena terkadang tempat makan itu enak bukan karena makanannya, tapi karena ada kenangan manis di dalam nya  #halah, dan termasuk ga mahal sih (ini alasan utama, wkwk ) apalagi karena sedang tanggal tua :((

Jatinangor, 28 - 02 - 17